Kamis, 01 November 2012

Variable Costing



Pengertian
Penentuan harga pokok produksinya membebankan biaya produksi baik yang berperilaku variabel saja terhadap produk yang terdiri dari
a)      Biaya bahan baku
b)      Biaya tenaga kerja variable
c)      BOP variable
Pada Variabel costing BOP tetap diperlakukan sebagai periode cost dan bukan sebagai unsur harga pokok produk sehingga BOP tetap dibebankan sebagai biaya dalam periode terjadinya. BOP tetap tidak melekat pada persediaan produk yang belum laku dijual tetapi langsung diangap sebagai biaya pada peride terjadinya.
Pada Variabel costing, period cost adalah biaya untuk mempertahankan tingkat kapasitas tertentu guna memproduksi dan menjual produk yang meliputi : BOP tetap, biaya pemasaran tetap dan biaya adm & umum tetap.

Keunggulan Harga Pokok Variabel
1. Perencanaan laba jangka pendek
Metode variable costing menghasilkan laporan laba-rugi yang menghasilkan informasi biaya variabel yang terpisah dari informasi biaya tetap dapat memenuhi kebutuhan manajemen untuk perencanaan laba jangka pendek. laporan laba-rugi variable costing menyajikan mengenai laba kontribusi dan operating leverage. Perencanaan laba jangka pendek dilakukan pada saat penyusunan anggaran untuk menguji dampak setiap alternatif yang akan dipilih terhadap laba perusahaan.
2. Pengendalian biaya
Terdapat pemisahan biaya tetap dalam kelompok tersendiri dalam laporan laba-rugi, manajemen dapat memperoleh informasi discretionary fixed cost terpisah dari committed fixed cost. Sehingga pengendalian biaya tetap dalam jangka pendek dapat dilakukan manajemen
3. Pembuatan keputusan
Dalam pembuatan keputusan jangka pendek yang menyangkut perubahan volume kagiatan, period costs tidak relevan karena tidak berubah dengan adanya perubahan volume kegiatan. Variable costing sangat bermanfaat dlam penentuan harga jual jangka pendek. Pengambilan keputusan tersebut diantaranya adalah pemilihan alternatif antara memerima atau menolak pesanan dan pemilihan alternatif membeli atau membuat sendiri.
Kelemahan Metode Variabel Costing
Disamping manfaat-manfaat yang terdapat pada metode variabel costing, juga terdapat beberapa kelemahan sebagai berikut :
1. Pemisahan biaya-biaya kedalam biaya variabel dan biaya tetap sulit dilaksanakan, karena jarang sekali suatu biaya benar-benar biaya variabel atau benar-benar tetap.
2. Metode variabel costing dianggap tidak sesuai dengan prinsip akuntansi yang lajim, sehingga laporan keuangan untuk kepentingan pajak dan masyarakat umum harus dibuat atas dasar metode absorption costing.
3. Tidak diperhitungkan biaya overhead pabrik tetap dalam persediaan dan harga pokok persediaan akan mengakibatkan nilai persediaan lebih rendah, sehingga akan mengurangi modal kerja yang dilaporkan untuk tujuan-tujuan analisa keuangan.
Sumber :
http://id.shvoong.com/business-management/2278701-manfaat-dan-kelemahan-metode-variabel/
http://www.gudangmateri.com/2010/11/harga-pokok-variabel-dalam-ekonomi.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar