Kamis, 01 November 2012

Konsep Harga Pokok Pesanan



Pengertian dan Konsep Metode Harga Pokok Pesanan
Metode harga pokok pesanan adalah suatu metode pengumpulan biaya produksi untuk menentukan harga pokok produk pada perusahaan yang menghasilkan produk atas dasar pesanan. Tujuan dari penggunaan metode harga pokok pesanan adalah untuk menentukan harga pokok produk dari setiap pesanan baik harga pokok secara keseluruhan dari tiap-tiap pesanan maupun untuk per satuan.
Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan. Pada pengumpulan harga pokok pesanan dimana biaya yang dikumpulkan untuk setiap pesanan/kontrak/jasa secara terpisah dan setiap pesanan dapat dipisahkan identitasnya. Atau dalam pengertian yang lain, penentuan harga pokok pesanan adalah suatu sistem akuntansi yang menelusuri biaya pada unit individual atau pekerjaan, kontrak atau tumpukan produk yang spesifik.
Karakteristik Biaya Pesanan
·        Sifat produksinya terputus-putus tergantung pada pesanan yang diterima
·        Bentuk produk tergantung dari spesifikasi pemesan
·        Pengumpulan biaya produksi dilakukan pada kartu biaya pesanan, yang memuat rincian untuk masing-masing pesanan.
·        Total biaya produksi dikalkulasi setelah pesanan selesai
·        Biaya produksi epr unit dihitung, dengan membagi total biaya produksi dengan total unit yang dipesan.
·        Akumulasi biaya umumnya menggunakan biaya normal
·        Produk yang sudah selesai langsung diserahkan pada pemesan.

Syarat penggunaan Metode Harga Pokok Pesanan
Masing-masing pesanan, pekerjaan, atau produk dapat dipisahkan identitasnya secara jelas dan perlu dilakukan penentuan harga pokok pesanan secara individual.
Biaya produksi harus dipisahkan ke dalam dua golongan, yaitu: biaya langsung (BBB & BTKL) dan biaya tak langsung (selain BBB & BTKL).
BBB dan BTKL dibebankan/diperhitungkan secara langsung terhadap pesanan yang bersangkutan, sedangkan BOP dibebankan kepada pesanan atas dasar tarif yang ditentukan di muka.
Harga pokok setiap pesanan ditentukan pada saat pesanan selesai.
Harga pokok per satuan produk dihitung dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang dibebankan pada pesanan tertentu dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.
 
Manfaat informasi harga pokok pesanan
Menentukan harga yang akan dibebankan kepada pemesan.
  1. Mempertimbangkan penerimaan atau penolakan pesanan.
  2. Memantau realisasi produksi.
  3. Menghitung laba atau rugi tiap pesanan.
  4. Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar