Sabtu, 27 Oktober 2012

Resensi Film : The Vow(2012)

Spyglass Entertainment/Screen Gems(2012) 

The Vow (2012)
Directed by Michael Sucsy
Produced by Gary Barber, Roger Birnbaum, Jonathan Glickman, Paul Taublieb
Written by Abby Kohn, Marc Silverstein, Jason Katims (screenplay), Stuart Sender (story)
Starring Rachel McAdams, Channing Tatum, Sam Neill, Scott Speedman, Jessica Lange, Jessica McNamee, Tatiana Maslany,  Wendy Crewson, Sarah Carter, Lucas Bryant, Dillon Casey, Rachel Skarsten, Kristina Pesic, Brittney Irvin, Jeannane Goossen, Kim Roberts
Music by Michael Brook, Rachel Portman
Cinematography Rogier Stoffers
Editing by Melissa Kent, Nancy Richardson
Studio Spyglass Entertainment/Screen Gems
Running time 104 minutes
Country United States
Language English

The Vow berkisah mengenai perjuangan seorang suami yang mencoba bertahan ketika sang istri kehilangan memorinya setelah sebuah kecelakaan yang mereka alami. The Vow sendiri terinspirasi dari kisah nyata yang sama yang dialami oleh pasangan Kim dan Krickitt Carpenter dari New Mexico, Amerika Serikat yang kemudian menuliskan kisah mereka pada buku yang berjudul The Vow: The Kim and Krickitt Story (2000)
The Vow dimulai dengan kisah pertemuan antara Leo Collins (Tatum) dan Paige Thornton (McAdams). Saling menyukai satu sama lain, hubungan Leo dan Paige berjalan dengan cukup cepat hingga akhirnya Leo dan Paige memutuskan untuk menikah. Namun, kisah indah pernikahan mereka ternyata tidak berjalan begitu lama. Tidak berapa lama menjadi pasangan suami istri, Leo dan Paige terlibat dalam sebuah kecelakaan yang kemudian membuat keduanya harus dilarikan ke rumah sakit. Leo mengalami cedera yang ringan sehingga dapat lebih cepat pulih. Paige mengalami cedera yang cukup parah hingga dia mengalami amnesia. Semua memori tentang kisah cintanya bersama Leo tak ada yang diingat oleh Paige.
Setia dengan janji untuk setia dalam kondisi apapun yang ia hadapi dengan Paige, Leo bertekad untuk merawat Paige hingga ia dapat memperoleh memorinya kembali. Tapi, tekad tersebut tidak dapat dijalankan dengan mudah. Orangtua Paige, Bill (Sam Neill) dan Rita Thornton (Jessica Lange), mencoba untuk membawa jauh Paige dengan alasan bahwa Paige akan lebih baik jika kembali ke lingkungan keluarganya. Di saat yang sama, memori Paige justru masih tertahan pada ingatan bahwa dirinya masih mencintai Jeremy (Scott Speedman), mantan kekasihnya semasa kuliah dulu.
Leo dengan sabar mencoba untuk mengembalikan memori Paige. Mengulangi kembali setiap kegiatan yang biasa mereka berdua lakukan, memberitahu Paige apa pekerjaannya, dan menceritakan momen demi momen yang pernah mereka lewati. Halangan demi halangan jelas tidak akan begitu saja meruntuhkan tekad Leo untuk tetap mencintai Paige. Namun cedera parah dikepala Paige benar-benar menjadi bumerang bagi Leo sendiri. Paige tetap menganggapnya sebagai orang asing. Hal ini membuat Leo frustasi. Apalagi Paige kembali dekat dengan Jeremy.
Keadaan yang tidak mendukung ini membuat Leo merasa lelah. Akhirnya, Leo memutuskan untuk bercerai dengan Paige. Setelah perceraiannya, Leo seperti tidak memiliki semangat hidup. Sedangkan Paige yang merasa Leo adalah orang asing tak terlalu terpengaruh dengan perceraian ini. Hingga suatu saat, Paige merubah total kehidupan. Keluar dari sekolah hukum lalu pindah kekota dan mengikuti kelas seni, kelas yang sesuai dengan hobinya.
Dan seperti cerita romansa pada umumnya, mereka akhirnya bertemu kembali. Dimusim salju, musim yang sama sebelum kecelakaan itu terjadi, dikafe tempat mereka menghabiskan waktu setelah berkenalan.
Kisah
romansa antara karakter Leo dan Paige tampil begitu dominan dalam film ini yang mengakibatkan kisah masa lalu karakter Paige, tidak begitu mampu bersanding dengan baik dengan kisah utama film ini. Akibatnya, kisah-kisah seperti kisah hubungan Paige dengan keluarganya atau kisah hubungan Paige dengan mantan kekasihnya menjadi tampil kurang maksimal dan gagal tergali dengan baik. Akan lebih baik jika sutradara lebih menggali kemampuan acting para pemain yang memerankan masa lalu Paige sehingga ceritanya lebih berisi dan bobotnya seimbang dengan kehidupan Paige dimasa sekarang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar