Sabtu, 16 Juni 2012

Bank Dunia

WORLD  BANK (BANK DUNIA)

  • Latar Belakang & Pendirian

    Dengan tujuan untuk membantu negara-negara di Eropah yang hancur akibat perang dunia ke-II maka pada tahun 1944 sebanyak 44 negara mengadaan  pertemuan di sebuah hotel bernama Bretton  Woods Resort di  New Hampshire, USA Pertemuan tersebut pada tanggal 1 Juli 1944 menghasilkan Bretton Woods Agreement  yang   antara lain mendirikan

    • IBRD  ( International Bank for Reconstruction & Development),kemudian dikenal dengan nama Wold Bank/Bank Dunia, beroperasi tgl. 25 Juni 1946
    • I M F (International Monetary Fund) atau Dana Keuangan Antar Bangsa
  • Fungsi  & tujuan  Bank Dunia
    • Meningkatkan kesejahteraan penduduk,  melalui program kesehatan dan pendidikan.
    • Mengembangkan sosial, pemerintahan dan membangun institusi sebagai kunci elemen pengurangan kemis- kinan.
    • Menguatkan kemampuan pemerintah untuk memberi pelayanan berkualitas, efesien, dan transparan.
    • Melestarikan  lingkungan hidup
    • Mendukung dan mendorong  pengem- bangan sektor bisnis swasta.
    • Mendorong terbentuknya stabilitas lingkungan ekonomi makro, sehingga kondusif untuk investasi dan perencanaan jangka panjang
  • Keanggotaan Bank Dunia

    Setiap negara dapat menjadi anggota Bank Dunia sepanjang memenuhi persyaratan antara lain bersedia  memberikan kontribusi modal  bagi  Bank Dunia dan  negara tersebut harus terlebih dahulu menjadi anggota IMF. Jumlah anggota Bank Dunia saat ini mencapai 183 negara

  • World Bank Group

    Bank Dunia memiliki  5 lembaga, yaitu

    • IBRD (International Bank for Reconstruction & Development), memberi pinjaman dan bantuan pembangunan  bagi negara berpenghasilan menengah
    • I D A (International Development Association) memberi kredit lunak  dan mitra pembangunan  untuk negara miskin
    • I F C (International Finance Corporatation) memberi bantuan pembiayaan investasi bagi negara berkembang
    • M I G A  (Multilateral Invesment Guarantee Agency) memberi pinjaman, pengembangan skill dan sumber daya  perlindungan kepada investor atas risiko politik
    • I C S I D (International Centre for the Settlement of Investrment Dispute) memberi bantuan arbitrasi dan penyelesaian  atas permasalahan investor dengan  negara, dimana lembaga ini berinvestasi

    Kantor Pusat Bank Dunia berkedudukan di Washington D.C, USA disamping memiliki  lebih dari 100 kantor yang tersebar diseluruh dunia, dengan jumlah staf  lebih dari 10.000 orang.

  • Peran Bank Dunia bagi Dunia Internasional

    Sejak didirikan, Bank Dunia telah mengambil banyak peran bagi perkembangan dunia Internasional. Sebagaimana tujuan didirikannya, Bank Dunia telah membantu negara-negara korban perang, terutama di wilayah Eropa, untuk segera merekonstruksi infrastruktur dan perekonomiannya yang hancur pascaperang dunia kedua. Seteah proses rekonstruksi pascaperang selesai, Bank Dunia memulai peran baru sebagai lembaga pemberi pinjaman uang berbunga rendah untuk negara-negara berkembang yang membutuhkan.

    Bank Dunia mendanai proyek-proyek di berbagai negara untuk mengembangkan beberapa hal, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, hingga lingkungan hidup. Bank Dunia seringkali memberikan bantuan dalam bentuk dua hal sekaligus, dana pinjaman dan juga rekomendasi kebijakan, terutama terkait kebijakan keuangan atau yang berhubungan dengan proyek yang didanai.

  • Peran Bank Dunia terhadap Indonesia

    Bank Dunia baru mulai berperan sebagai lembaga pemberi pinjaman bagi Indonesia pada saat awal masa pemerintahan Presiden Soeharto, yaitu sekitar tahun 1968. Namun sebelum memberikan pinjaman, Bank Dunia "menjajaki" Indonesia dengan memberikan bantuan teknis untuk identifikasi kebijakan makroekonomi, kebijakan sektoral yang diperlukan, dan kebutuhan pendanaan yang kritis (Hutagalung, 2009). Dana pinjaman pertama yang diberikan kepada Indonesia adalah sebesar 5 juta dolar AS pada September 1968 (Hutagalung, 2009).

    Pada masa-masa awal tersebut, dana pinjaman dari Bank Dunia digunakan untuk pembangunan di bidang pertanian, perhubungan, perindustrian, tenaga listrik, dan pembangunan sosial.

    Kekeliruan dan dampak negatif dari bantuan Bank Dunia, baik berupa dana pinjaman maupun anjuran kebijakannya, terbukti nyata (meski bukan faktor satu-satunya) pada saat Indonesia mengalami krisis moneter pada tahun 1997. Liberalisasi sektor keuangan yang didukung penuh oleh Bank Dunia terbukti tidak cocok, bahkan mencelakakan, Indonesia. Pada saat krisis terjadi, mungkin salah satu bantuan paling berharga yang diberikan oleh Bank Dunia berupa persetujuan atas permintaan pemerintah Indonesia untuk membatalkan pinjaman yang tidak terserap sebesar 1,5 miliar dolar AS dan menyesuaikan (realokasi) pinjaman lainnya sebesar 1 miliar dolar AS untuk membiayai program mendesak, seperti bantuan biaya sekolah, beasiswa, dan jaring pengaman sosial.

Sumber :

http://chiez.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2010/12/24/dampak-positif-dan-negatif-dari-peran-bank-dunia-terhadap-dunia-internasional-dan-indonesia/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar